Pada tahun 2024, Songko Recca masih menjadi salah satu warisan budaya yang terus dijaga dan digunakan oleh masyarakat Desa Mallari. Keberadaannya tidak hanya menjadi bagian dari busana tradisional, tetapi juga menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan penghormatan terhadap budaya Bugis. Dalam acara pernikahan, Songko Recca digunakan sebagai pelengkap busana adat, menambah kekhasan suasana dan menunjukkan bahwa tradisi leluhur masih mendapat tempat dalam kehidupan masyarakat.
Penggunaan Songko Recca yang dipadukan lipa sabbe dan jas tutup juga terlihat dalam acara Napak Tilas Raja Arung Palakka di Goa Cempalagi dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone ke-694. Dalam kegiatan tersebut, Songko Recca menjadi bagian dari busana yang memperkuat nuansa budaya dan sejarah, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap Arung Palakka sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Bone. Tidak hanya menggunakan, masyarakat Desa Mallari juga turut melestarikan Songko Recca melalui keterampilan membuatnya secara tradisional. Pembuatan Songko Recca membutuhkan ketelitian, kesabaran, ketekunan, dan keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya warga untuk mempertahankan pengetahuan lokal sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mempelajari budaya daerahnya.
Pelestarian Songko Recca juga memiliki hubungan erat dengan nilai-nilai antikorupsi. Sikap jujur dalam menjalankan usaha, bertanggung jawab terhadap pekerjaan, disiplin dalam proses pembuatan, serta kerja keras dalam menghasilkan karya merupakan nilai integritas yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Songko Recca bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan karakter jujur, bertanggung jawab, mandiri, dan berintegritas kepada masyarakat.
Melalui penggunaan dalam berbagai kegiatan serta keterampilan warga dalam pembuatannya, masyarakat Desa Mallari menunjukkan bahwa melestarikan budaya berarti menjaga identitas sekaligus merawat nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.