MALLARI – Menanamkan nilai kejujuran dan integritas kepada generasi muda dapat dimulai dari lingkungan pendidikan. Semangat inilah yang diwujudkan oleh Agen SPAK bersama Karang Taruna melalui kegiatan sosialisasi pendidikan antikorupsi di MIN 2 Bone, Desa Mallari, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pembentukan karakter anak sejak usia dini. Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak memahami bahwa sikap antikorupsi bukan sekadar pengetahuan, melainkan nilai kehidupan yang harus dibiasakan dalam tindakan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, siswa diperkenalkan dengan sembilan nilai antikorupsi, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Kesembilan nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang memiliki integritas dan menjunjung tinggi kepercayaan.
Berbeda dengan pembelajaran di dalam kelas pada umumnya, kegiatan ini juga menghadirkan metode edukasi yang menyenangkan melalui dua permainan interaktif bertema antikorupsi.
Permainan pertama berfokus pada pengenalan sembilan nilai antikorupsi. Para siswa diajak mengenali dan memahami makna setiap nilai melalui tantangan permainan yang mendorong mereka untuk berpikir, mengingat, dan memberikan jawaban. Dengan cara ini, pesan tentang pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dapat diterima dengan lebih mudah.
Permainan kedua mengangkat tema jenis-jenis korupsi. Melalui permainan ini, siswa diperkenalkan pada berbagai bentuk tindakan korupsi serta contoh perilaku yang tidak mencerminkan integritas. Materi dikemas secara sederhana agar sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak, sehingga mereka dapat membedakan perilaku yang benar dan yang salah.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat. Para siswa menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap rangkaian permainan. Interaksi dan keceriaan yang tercipta menjadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga pengalaman belajar yang berkesan.
Agen SPAK bersama Karang Taruna menilai bahwa pendidikan antikorupsi perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar. Kebiasaan sederhana seperti berkata jujur, tidak mengambil barang milik orang lain, mengerjakan tugas secara mandiri, menaati aturan, dan bersikap adil merupakan langkah awal dalam membangun generasi yang berintegritas.
Melalui kegiatan di MIN 2 Bone ini, diharapkan nilai-nilai antikorupsi dapat terus tumbuh dan diterapkan oleh para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun bangsa yang bersih dari korupsi harus dimulai dari pembentukan karakter sejak dini. Karena generasi yang berintegritas hari ini merupakan harapan bagi masa depan bangsa.
"Membangun Integritas Sejak Dini, Karena Kejujuran Adalah Bekal Menuju Masa Depan yang Lebih Baik."